Menjadi Realistis

  • 0

Suatu saat nanti disaat semua memang benar-benar pergi aku akan kembali dan membuktikan kepada “kalian” 

kalau aku mampu,dan aku bisa. 

Aku bisa membuat “kalian” tersenyum tanpa aku harus tau dan melihatnya, aku sangat menyayangi “kalian” 
tapi aku mulai detik ini gak akan pernah perduli dengan semua yang terjadi . 
Aku sendiri, aku coba bertahan, dan mencoba hidup diatas kakiku sendiri, apapun tentang “kalian” 
aku akan coba tutup. 
Tutup yang teramat dalam di dalam hatiku. Hampir 20 tahun kalian sudah merawat dan membesarkanku, 
Dan inilah kenyataannya, aku, “kalian” dan “kita” semua sama-sama merasakannya...
Kita semua terpisah jarak dan waktu yang tidak mungkin untuk kita bias saling menyapa dan bertatap muka untuk sedetik waktupun.


Aku sayang mamaku yang telah mengandungku 9 bulan lebih dan melahirkanku..

Aku sayang ayahku yang telah memberiku nafkah lahir batin..

Aku sayang kakakku yang egois...
Aku sayang adek-adek ku yang lucu...
Aku merindu kalian…
Dimana kalian sekarang?

Dimana senyum kecil untukku?
Aku lemah disini sendiri tanpa kalian…
Setiap hari aku semakin merasakan kesendirianku memuncak.. aku ingin mendengar suara dan tawa kalian

Kelak aku tersenyum untuk jalan hidup yang telah aku pilih dan aku ambil..
Selamat malam “kalian” ibu, ayah, kakak, dan adik-adikku yang manis..
Salam terindah dari ku …

Putra keduamu dan paling merepotkan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar